Jumat, 30 Agustus 2013

Petualangan Semiologi




Seorang teman menjelaskan kepadaku, kondisi asmaranya yang sedang dalam keadaan kurang menyenangkan, bagiku perjalanan asmara yang mereka jalani itu cukup menarik, penuh dengan dinamika dan mereka mampu melewati semua persoalan yang menghadangnya dari berbagai arah.

Panjang cerita yang temanku sampaikan, namun ada satu kata-kata menarik yang keluar dan mulutnya, kawanku menjelaskan tentang Personal Message (PM)  yang selalu ia gunakan dalam minggu-minggu ini di handphone blackberry nya. Dia sebut sebagai “petualangan semiologi”.

Aku sempat sedikit berpikir ketika awalnya aku melihat PM yang dia gunakan, tapi aku tak ingin menanyakannya. Hingga suatu hari dia menjelaskan alasannya menggunakan bahasa “petualangan semiologi” dalam kisah asmaranya.

Aku ingin membahasnya dalam tulisan ku kali ini, diawali dengan definisi semiologi yang paling umum adalah ilmu tentang tanda (berasal dari bahasa Yunani semeîonn yang berarti “tanda”). Nama ini diusulkan oleh Ferdinand de Saussure dalam Cours de lingusitique générale.

Bagiku, semiologi yang temanku maksud adalah seputar kekasihnya. Mencoba membaca tanda-tanda atau gejala lain dari hubungan yang sedang dia jalankan saat ini. apakah yang sedang terjadi dengan kekasihnya, perubahan demi perubahan sempat terlihat dengan mata kepalanya sediri, lalu apa yang harus dia lakukan?

Yahahaha, dilema yang berkepanjangan. Aku pikir hanya aku yang melakukan hal ini kepada seorang wanita. mereka tak pernah melibatkan Tuhan dalam memilih seorang wanita. Entah kenapa aku selalu terpikir bahwa “ada keterlibatan Tuhan didalamnya, ketika anda menyatakan perasaan anda kepada seseorang”.

Itulah yang aku yakini, saat ini aku katakan dengan jujur. Bahwa aku menginginkan satu penyatuan dengannya, dengan seorang gadis yang kuat, pintar, mandiri dan terbuka.

Ya, itu saja…